pada sebuah mimpi

ketika kubuka mata
tampak cahaya yang putih menyilaukan menerpa wajahku
lambat laun … cahaya itu mulai memudar
dan samar-samar kulihat sebuah bangunan yang begitu megah
ternyata setelah kuperhatikan bangunan itu adalah sebuah masjid
masjid yang belum pernah aku melihatnya, begitu megahnya
subhanalloh..inilah rumah-MU Ya Alloh
belum selesai aku mengagumi indahnya masjid
samar-samar kudengar suara gemericik air
kulangkahkan kakiku
kucari-cari dimanakah gerangan sumber suara itu
ternyata dari sebuah pancuran air
dan…
ehem.. ehem..
ada seorang laki-laki berpakaian serba putih mengambil air dari pancuran itu
sedang wudlu rupanya…
begitu bersih, mukanya begitu bersinar ( wah cakepnya …🙂 )
aku mengintip dari balik pilar masjid
takut dia tau kalau aku sedang memperhatikannya
setelah selesai wudlu dia lalu masuk ke dalam masjid

masjid kampus UGM

masjid kampus UGM

tapi…
tunggu dulu..
sepertinya aku pernah melihat laki-laki tadi
kuikuti sampai kedalam masjid
melihat gerak langkahnya, cara dia sujud
hmm…
subhanalloh…
ternyata dia adalah suamiku
melihatnya begitu khusyuk menyembah Rabb-nya
membuatku jatuh terhempas ke perut bumi
jika dibandingkan dengan ibadahku yang pas-pas an
aku merasa ga pantas untuk bersanding dengannya
hanya hurun ’ien lah yang layak untuknya
mas… -udah lama gag manggil dengan kata ini :)-
tetap istiqomah ya
tetaplah jadi seperti embun yang selalu memberi kesejukan
-dengan canda tawa yang bisa bikin umi ketawa sampe nangis-
tetaplah menjadi teladan bagi keluarga kecil kita
umi sayang abi karena Alloh

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: