Archive for ibadah

sebuah tanya ???

kemaren siang dikantor  tiba-tiba ada yang nanya gini:

amalan sunnah apa yang jadi andalan mbak diah?, gubrak dalam hatiku, ngapain orang ini nanya2 ya, mo nge-les ni , alhasil daku diem aja, takut riya, takut jujur ntar malah salah, mendingan diem sambil senyum2, hehehe..

dia bilang, pilih salah satu mbak:

  • shalat dhuha
  • shalat rawatib
  • amal jariah
  • puasa senin kamis
  • puasa daud
  • salat tahajjud
  • dll, yang saya ingat cuma yang diatas aja
mengangkat tangan ketika berdoa, tapi waktu sholat2 sunnah aj ya...

mengangkat tangan ketika berdoa, tapi waktu sholat2 sunnah aj ya...

saya masih mesam-mesem, sambil bertanya kelubuk hati yang paling dalam amalan mana yang menjadi andalan saya…

kalau kalian yang mana temans?????



anekdot yang menggelitik

ada 2 kejadian yang hampir mirip

yang pertama, hari itu adalah hari selasa, sudah menjadi rutinitas saya kalau jam istirahat adalah waktunya pulang ke rumah, istirahat dan sholat di rumah, sesampainya di rumah main2 sama khansa, lalu ada cerita dari budhe nunung yang ngasuh khansa bahwa ada tetangga yang sedang puasa, saya tanya puasa apa? nyaur hutang katanya trus bilangnya males kalo puasa nyaurnya senin kamis mendingan langsungan aja..mmm saya hanya bergumam…

rambu-rambu menuju surga

rambu-rambu menuju surga

yang kedua, ada seorang bos di kantor, ketika itu saya sedang menghadap beliau dan beliau bertanya kok lemes, puasa ya mb diah? insyaAllah jawab saya. trus dia cerita bahwa menurut pemahaman dia puasa senin kamis itu sejatinya bukanlah puasa hari senin dan kamis aja tapi adalah puasa dari hari senin sampai kamis, mengapa demikian karena dia berpendapat hari jumat adalah hari raya maka sebelum hari raya kan biasanya ada puasa (kaya puasa ramadhan). tapi apakah benar demikian? bukankah hari raya setiap umat itu Allah SWT yang menentukan, dipilihnya hari Minggu untuk umatnya nabi Isa, hari sabtu untuk kaum Yahudi dan hari jumat untuk umatnya Rosululloh SAW.

biar g bingung mari kita telaah, dasar2 mengapa kita puasa cuma hari senin dan kamis, biar jelas dan ga ada bid’ah di dalamnya

Puasa senin dan kamis

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa pada hari senin? Maka beliau menjawab:

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فيه وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أو أُنْزِلَ عَلَيَّ فيه

“itu adalah hari yang aku dilahirkan padanya,dan aku diutus,atau diturunkan kepadaku (wahyu).” (HR.Muslim:1162)

Juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan yang lainnya dari Aisyah radhiallahu anha bahwa beliau ditanya tentang puasanya Rasulullah shallahu ‘alaihi wasalam, maka beliau menjawab:

وَكَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ

“adalah beliau senantiasa menjaga puasa pada hari senin dan kamis”

(HR.Tirmidzi (745),Ibnu Majah:1739,An-Nassai (2187),Ibnu Hibban (3643).dan dishahihkan Al-Albani dalam shahih Ibnu Majah)

Juga diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu bahwa Nabi shallahu ‘alaihi wasalam berpuasa pada hari senin dan kamis. Lalu ada yang bertanya: sesungguhnya engkau senantiasa berpuasa pada hari senin dan kamis? Beliau menjawab:

تُفَتَّحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يوم الإثنين وَالْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ فِيهِمَا لِمَنْ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شيئا إلا الْمُهْتَجِرَيْنِ يُقَالُ رُدُّوا هَذَيْنِ حتى يَصْطَلِحَا

“dibuka pintu-pintu surga pada hari senin dan kamis,lalu diampuni (dosa) setiap orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun,kecuali dua orang yang saling bertikai,dikatakan: biarkan mereka berdua sampai keduanya berbaikan.”

(HR.Tirmidzi (2023),Ibnu Majah (1740),dan dishahihkan Al-Albani dalam shahih Tirmidzi dan Ibnu Majah).

~ ngaji ~

APA HUKUM MEMBACA AL-QUR’AN

Oleh
Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta

Pertanyaan.
Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta ditanya : Apakah hukum membaca Al-Qur’an, wajib atau sunnah, karena kami sering ditanya tentang hukumnya. Di antara kami ada yang mengatakan bahwa hukumnya tidak wajib, bila membacanya tidak mengapa dan jika tidak membacanya tidak apa-apa. Bila pernyataan itu benar tentu banyak orang yang meninggalkan Al-Qur’an, maka apa hukum meninggalkannya dan apa pula hukum membacanya ?

Jawaban.
Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga terlipah kepada RasulNya, keluarga dan shabatnya, wa ba’du.

Yang disyariatkan sebagai hak bagi orang Islam adalah selalu menjaga untuk membaca Al-Qur’an dan melakukannya sesuai kemampuan sebagai pelaksanaan atas firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur’an)” [Al-Ankabut : 45]

bi, khansa diajarin ngaji...

bi, khansa diajarin ngaji...

Dan firmanNya.

“Artinya : Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhanmu (Al-Qur’an)” [Al-Kahfi : 27]

Juga firmanNya tentang nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam

“Artinya : Dan aku perintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang menyerahkan diri. Dan supaya aku membaca Al-Qur’an (kepada manusia)” [An-Naml : 91-92]

Dan karena sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Artinya : Bacalah Al-Qur’an karena sesungguhnya dia datang memberi syafa’at bagi pembacanya di hari Kiamat” [1]
Read the rest of this entry »

adab-adab di rumah

bismillahirrohmanirrohim, semoga bermanfaat…

~ janganlah kita menjadi jamur di rumah kita sendiri ~

~ janganlah kita menjadi jamur di rumah kita sendiri ~

berikut ini diantara adab-adab di rumah:

1. Mengunci Pintu, Mematikan Lampu ketika Tidur, Menutup Bejana dan Mencegah Bocah-bocah Keluar

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari hadits Jabir radhiyallahu ‘anhu, “Bila malam telah tiba, maka cegahlah anak-anakmu, sebab syetan-syetan berkeliaran ketika itu. Bila sesaat dari waktu Isya berlalu, maka biarkanlah mereka, kuncilah pintu rumahmu lalu sebutlah nama Allah, matikanlah lampumu lalu sebutlah nama Allah, tutuplah bejanamu, lalu sebutlah nama Allah sekalipun kamu menghidangkan sesuatu atasnya.” (HR. al-Bukhari Dan Muslim).

Dan banyak lagi hadits-hadits senada dengan lafal yang berbeda-beda namun intinya sama. Terkait dengan hadits-hadits tersebut, Ibn Daqiq al-’Ied menyebutnya sebagai bersifat kondisionil (sesuai keadaan), “…Di antaranya ada yang termasuk kepada kondisi sunnah, yaitu membaca basmalah dalam setiap keadaan, di antaranya ada yang termasuk sunnah sekaligus sebagai petunjuk seperti mengunci pintu. Hal ini dilakukan dengan alasan setan tidak membuka pintu yang tertutup sebab menjaga diri dari syetan adalah sesuatu yang dianjurkan, sekalipun di dalamnya ada kepentingan duniawi seperti berjaga-jaga. Demikian juga dengan menutup bejana.” (Fathul Bari, XI:87).

Beliau juga mengomentari, “Dalam perintah mengunci pintu terdapat kepentingan agama dan duniawi, yaitu menjaga jiwa dan harta dari tindakan sia-sia dan kerusakan, apalagi oleh syetan-syetan.”

Sedangkan terkait dengan mengapa anak-anak kecil harus dicegah agar jangan sampai ke luar rumah pada waktu seperti itu? Karena dikhawatirkan mereka mendapatkan gangguan dari syetan di waktu di mana mereka berkeliaran di permulaan malam hari, sebab malam itu simbol kekuatan setan, sementara dzikir yang berkenaan dengan anak-anak kecil sudah kehilangan momentumnya pada waktu-waktu seperti itu, sehingga karenanya tindakan ini perlu dilakukan. Demikian pula di balik hikmah perintah menutup bejana.!

2. Dzikir ketika Masuk Rumah dan Makan

Hal ini berdasarkan hadits Jabir dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Bila seseorang memasuki rumahnya lalu menyebut nama Allah ketika masuk dan makan, maka berkatalah syetan, “Tidak ada tempat tinggal dan makanan malam untukmu.’ Bila ia masuk tetapi tidak menyebut nama Allah ketika masuk, maka berkatalah syetan, “Kamu sudah mendapatkan tempat tinggal.” Dan bila ia tidak menyebut nama Allah ketika makan, maka berkatalah setan, “Kamu sudah mendapatkan tempat tinggal dan makan malam.” (HR. Muslim). Jadi, ketika masuk rumah harus membaca basmalah atau menyebut nama Allah seperti ucapan, “La Ilaha Illallah.”

3. Ketika Masuk Rumah Dimulai dengan Bersiwak

Hal ini dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam seperti terdapat dalam hadits Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa bila masuk rumah, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memulai dengan bersiwak.” (HR. Muslim)

4. Shalat Sunnah di Rumah

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari Ibn Umar radhiyallahu ‘anhu, “Jadikanlah sebagian dari shalat kamu (shalat sunnah) di rumahmu dan janganlah menjadikannya sebagai kuburan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

5. Tidak Memuat Gambar atau Patung

Hal ini sebagaimana hadits yang bersumber dari Abu Thalhah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Sesungguhnya para malaikat tidak memasuki rumah yang di dalamnya terdapat gambar.” (Muttafaq ‘alaih). Di dalam lafal al-Bukhari, “dan juga gambar patung.” Hadits-hadits yang berkenaan dengan hal ini mengandung beberapa permasalahan, di antaranya: Read the rest of this entry »

sakit, ramadhan dan teman lama

bingung kan

tapi itulah kenyataan kejadian kemarin sebelum ramadhan

pagi hari disaat keluarga tengah seneng2nya menyambut ramadhan,

umi sudah berencana mau belanja dan sederet rencana2 lain

tiba2 gadis kecil kami muntah ketika akan umi mandiin

umi pikir cuma karena kedinginan, karena biasa anak kecil muntah karena dingin

tapi setelah mandi badannya panas, segera umi cek dengan termometer

tertera angka 36,9

ah, masih normal kataku belum 37

dengan langkah berat aku pergi juga ke kantor

hati agak tenang karena hari itu abi libur habis piket malem

tapi di hati ini masih ada perasaan yang g enak karena memang sejak semalam khansa agak rewel, g bisa bobo dan bangun paginya nangis terus

jam 11 umi dapet sms dari abi, khansa panasnya 38,9

subhanallah, umi langsung pulang ( 5 menit g sampe karena rumah belakang kantor, alhamdulillah dapet rumah dinas )

belum pernah khansa panas begitu tinggi

sampai di rumah kondisinya sungguh membuat hati ini pilu

khansa kecilku yang biasanya selalu usil dengan tingkah lakunya, guling sana sini g bisa diem, sekarang lemas tak ada tenaga di tempat tidur

memang benar kata abi setiap maem apa mimik susu selalu dimuntahkannya

gimana g lemes coba …. L dia juga nggriyeng terus… tambah sedih umi

umi lihat dan umi amati dulu perkembangannya

berharap panasnya bisa normal kembali

tetapi sampai jam 3 sore panasnya tak kunjung turun

eeknya juga masih encer dan masih saja muntah kalo umi beri asi

maka segera umi bawa ke bidan yang terdekat ( sebenarnya mau ke dokter tapi waktu itu hujan rintik jadi tidak memungkinkan untuk ke kota – maklum rumah kami di pinggir kota kalo ke kota memerlukan waktu setengah jam kalo g macet )

pulang dari bidan hati agak tenang karena obat sudah ada di genggaman

tapi sampai jam 8 malem panasnya tak juga turun

kondisinya tambah lemas saja…

lalu abi memutuskan untuk segera membawa khansa ke rumah sakit ( alhamdulillah hujan udah reda )

akhirnya malam itu juga khansa di opname jam 10 malam…

air mata ibu mana yang tidak mengalir melihat gadis kecilnya menagis tatkala jarum infus yang panjang ditusukkan ke ubun2nya, hari itu malam ke-3 sebelum ramadhan

marhaban yaa ramadhan

alhamdulillah sampai juga kita di bulan suci ini

bulan yang penuh rahmat, penuh barokah,

bulan dimana pada bulan itu al quran diturunkan

bulan yang lebih baik dari seribu bulan

ramadhan ini, walaupun tanpa persiapan yang matang

tetapi semangat untuk meraih ridho dan barokah Allah harus tetap membara

semangat untuk berlomba-lomba mencari kebaikan, semangat !!!!!!!!!!

walaupun khansa baru berusia 7 bulan, tetapi umi harus puasa karena puasa hukumnya wajib

sedangkan khansa masih bisa maem maeman pendamping asi dan susu formula (baru bulan puasa ini umi beri)

gpp ya sayang.. khansa kan ntar dapet pahalanya umi ya.. insya ALLAH

buru2 dia menjawab amin… ye dasar ndut ini…

alhamdulillah sekarang dia udah lincah lagi

puji syukur padamu Ya Allah Engkau telah memberikan kesembuhan pada gadis kecil kami

ramadhan ini emang agak repot, di waktu sahur ataupun buka kalau khansa sedang terjaga (artinya lagi g bobo) kami (umi n abi) harus saling bergantian menjaganya

seolah-olah dia tahu pengen ikut sahur ya mi kata abi…

dibalik semua kerepotan

dibalik semua keletihan

ada sesuatu yang indah menunggu disana

ayo semangat umi….

 

suatu hari setelah buka puasa, kita sedang berbincang tentang sesuatu

eh tiba2 hp umi berdering, ternyata teman lama umi n abi (teman kuliah dulu)

dan alhamdulillah terdengar kabar gembira

dia diterima di PLN Pikitring Sumbagsel, wah bakalan jadi wong kito ni

dulu dia pernah daftar pln bareng umi n abi

tapi belum rezeqi jadi dia lanjutin study ke S1nya dan ikut tes PLN lagi

dan akhirnya lolos juga…

ternyata penantian yang selama ini tidak sia2, Allah hanya menunda sebentar doa yang dia pinta 3 tahun yang lalu

sungguh Allah Maha Adil …

selamat ya ukhti..

semoga dengan adanya anti PLN semakin jaya

ko kaya lagunya mars PLN

majulah PLN untuk selamanya

jayalah PLN untuk selamanya…

btw umi pake nada dasar apa ya ko fals

wekekek .. afwan habis g biasa nyanyi di depan umum

nyanyinya di depan abi aja ya…. J

 

 

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.